Sementara saat kita mencoba sendiri di rumah, hasilnya kadang terasa tebal, mudah luntur, atau tidak flawless. Tenang, kamu tidak sendirian.

Rahasia mereka ternyata bukan hanya terletak pada produk-produk mahal yang berjejer di atas meja rias, melainkan pada teknik dan pemahaman mendalam tentang cara kerja setiap produk. Kabar baiknya, banyak dari trik ini sebenarnya cukup sederhana untuk kita tiru di rumah.

Yuk, kita bongkar bersama beberapa tips makeup ala artist profesional yang bisa langsung kamu praktikkan untuk meningkatkan level riasanmu ke tingkat selanjutnya!

Tips Makeup Ala Artist Profesional

1. "Kanvas" Adalah Segalanya: Jangan Pernah Lewatkan Persiapan Kulit

Ini adalah mantra nomor satu bagi setiap MUA profesional. Makeup sebagus apa pun tidak akan menempel sempurna pada kulit yang kering, kotor, atau terlalu berminyak. Anggap saja wajahmu adalah kanvas; semakin halus dan terawat kanvasnya, semakin indah lukisan yang dihasilkan.

Mulailah dengan membersihkan wajah, lalu lanjutkan dengan toner untuk menyeimbangkan pH kulit. Langkah krusial berikutnya adalah pelembap. Jangan takut makeup akan jadi berminyak; pelembap justru membantu mengontrol produksi sebum dan membuat foundation menempel lebih baik. Pilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulitmu. Terakhir, dan ini tidak bisa ditawar, gunakan sunscreen! Selain melindungi kulit, sunscreen juga bisa berfungsi sebagai lapisan dasar yang baik sebelum makeup.

Pro Tip: Beri jeda sekitar 1-2 menit di antara setiap langkah skincare agar produk dapat meresap sempurna sebelum kamu melangkah ke tahap selanjutnya.

2. Primer Bukan Sekadar Gimmick, tapi Investasi

Banyak orang melewatkan primer karena dianggap tidak perlu. Padahal bagi MUA, primer adalah jembatan antara skincare dan makeup. Fungsinya sangat vital: mengisi pori-pori agar permukaan kulit lebih halus, mengontrol minyak berlebih, dan yang terpenting, membuat makeup "terkunci" dan tahan jauh lebih lama.

Pilihlah primer sesuai kebutuhanmu. Jika kulitmu berminyak, carilah mattifying primer. Jika kering, gunakan hydrating primer. Ada juga color-correcting primer untuk menetralkan kemerahan atau warna kulit kusam. Aplikasikan tipis-tipis saja, terutama di area T-zone atau area lain yang cenderung berminyak.

3. Filosofi Foundation: "Less is More"

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah mengaplikasikan foundation terlalu tebal di seluruh wajah dengan harapan bisa menutupi semua kekurangan. MUA profesional justru melakukan sebaliknya. Mereka menganut prinsip less is more.

Mulailah dengan mengaplikasikan foundation tipis-tipis dari bagian tengah wajah (area hidung dan pipi), lalu baurkan ke arah luar menggunakan spons lembap atau kuas. Area tengah wajah biasanya paling membutuhkan coverage. Dengan cara ini, bagian luar wajah seperti rahang dan dahi akan mendapatkan lapisan yang lebih tipis dan terlihat sangat natural. Jika ada noda yang masih terlihat, tugas selanjutnya adalah milik concealer, bukan dengan menambah lapisan foundation.

4. Teknik Concealer Segitiga Terbalik yang Mengubah Segalanya

Lupakan cara lama mengaplikasikan concealer hanya dengan menitikkan produk tepat di bawah mata. Para profesional menggunakan teknik "segitiga terbalik". Aplikasikan concealer dengan membentuk segitiga di bawah mata, dengan puncaknya mengarah ke pipi.

Teknik ini tidak hanya menutupi lingkaran hitam, tetapi juga secara instan memberikan efek lifting dan mencerahkan seluruh area tengah wajah. Wajahmu akan terlihat lebih segar dan berdimensi. Pastikan kamu membaurkannya dengan lembut menggunakan jari manis atau spons kecil agar tidak creasing.

5. Set Bedak dengan Cerdas, Bukan Merata

Tujuan penggunaan bedak tabur (setting powder) adalah untuk mengunci makeup cair dan krim, bukan untuk membuat wajah terlihat seperti memakai topeng. Hindari menyapukan bedak ke seluruh wajah dengan kuas besar.

Sebaliknya, fokuslah pada area yang mudah berminyak atau creasing, seperti T-zone (dahi, hidung, dagu), bawah mata, dan di sekitar garis senyum. Gunakan spons atau powder puff untuk menekan bedak secara perlahan ke kulit. Teknik ini, yang sering disebut pressing, jauh lebih efektif dalam mengunci makeup dibandingkan hanya menyapukannya.

6. Seni Layering untuk Pipi Merona Alami

Ingin blush on, bronzer, dan highlighter yang tahan lama dan terlihat menyatu dengan kulit? Kuncinya adalah layering atau menumpuk produk. MUA sering kali memulai dengan produk bertekstur krim atau cair terlebih dahulu.

7. Kunci Terakhir: Setting Spray Adalah Sahabat Terbaikmu

Jika kamu merasa riasanmu terlihat terlalu "berbedak" atau powdery, setting spray adalah penyelamatnya. Semprotkan setting spray setelah semua riasanmu selesai. Ini akan membantu "melelehkan" semua lapisan makeup menjadi satu kesatuan yang indah, menghilangkan tampilan dempul, dan memberikan hasil akhir yang lebih alami.

Selain itu, setting spray berfungsi sebagai lapisan pelindung terakhir yang membuat riasanmu tahan terhadap keringat, minyak, dan cuaca sepanjang hari.

Pada akhirnya, makeup adalah tentang teknik, bukan sekadar produk. Dengan mempraktikkan trik-trik dari para profesional ini, kamu bisa menciptakan hasil riasan yang lebih flawless, tahan lama, dan tentunya meningkatkan kepercayaan dirimu. Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *