Kulit mereka tampak bercahaya, fitur wajah terlihat tegas, namun riasan mereka sering kali tidak terlihat tebal atau berlebihan. Seolah-olah mereka bangun tidur dengan penampilan seperti itu. Tentu saja, ada andil genetika dan perawatan kulit yang disiplin. Namun, ada juga serangkaian teknik dan rahasia makeup yang menjadi kunci penampilan flawless mereka.
Kabar baiknya, rahasia ini bukanlah sihir yang hanya bisa dilakukan oleh makeup artist profesional. Dengan sedikit pemahaman dan latihan, Anda juga bisa mengadopsi trik-trik ini untuk riasan sehari-hari. Lupakan kesan makeup tebal yang menutupi wajah. Makeup ala model berfokus pada satu hal: menonjolkan keindahan alami, bukan menutupinya.
Yuk, kita bedah satu per satu rahasia di balik penampilan memukau para model!
Rahasia #1: Skincare adalah Fondasi Utama, Bukan Primer
Ini adalah aturan nomor satu yang tidak bisa ditawar. Makeup secanggih apa pun tidak akan terlihat maksimal di atas kulit yang kering, dehidrasi, atau bermasalah. Bagi model, kulit adalah kanvas mereka. Sebelum menyentuh foundation, mereka memastikan kanvas tersebut dalam kondisi prima.
- Hidrasi Maksimal: Kunci utama kulit yang tampak sehat dan plump adalah hidrasi. Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Untuk efek kilau sehat dari dalam, aplikasikan serum dengan kandungan hyaluronic acid sebelum pelembap. Biarkan produk meresap sempurna selama beberapa menit sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Pijatan Ringan: Saat mengaplikasikan produk skincare, lakukan pijatan ringan dengan gerakan ke atas. Ini tidak hanya membantu penyerapan produk, tetapi juga melancarkan sirkulasi darah, memberikan rona alami pada wajah, dan mengurangi puffiness.
Rahasia #2: Less is More – Seni Aplikasi Base Makeup
Lupakan teknik mengaplikasikan foundation tebal ke seluruh wajah. Para makeup artist profesional jarang melakukan ini untuk model, kecuali untuk pemotretan dengan konsep tertentu. Mereka menganut filosofi "semakin sedikit, semakin baik."
- Spot Concealing: Alih-alih menutupi seluruh wajah, fokuslah pada area yang benar-benar membutuhkan. Gunakan concealer dengan daya tutup tinggi namun bertekstur ringan untuk menutupi noda, bekas jerawat, atau kemerahan. Aplikasikan hanya pada titik yang diperlukan, lalu baurkan tepiannya dengan lembut menggunakan jari atau kuas kecil.
- Foundation Tipis: Gunakan foundation yang ringan atau tinted moisturizer hanya di area yang warnanya perlu diratakan, seperti area tengah wajah (dahi, hidung, dagu), lalu baurkan ke arah luar. Ini menciptakan ilusi kulit yang sempurna secara alami, bukan efek topeng.
Rahasia #3: Mata yang ‘Berbicara’ – Fokus pada Definisi, Bukan Warna
Riasan mata model sering kali terlihat simpel namun sangat efektif dalam membuat mata terlihat lebih hidup dan tajam. Kuncinya ada pada definisi.
- Alis yang Terawat: Alis adalah bingkai wajah. Model tidak selalu memiliki alis yang tebal dan dramatis, tetapi alis mereka selalu rapi dan terisi. Sisir alis ke arah atas dengan spoolie, lalu isi bagian yang kosong dengan pensil alis atau brow powder yang warnanya satu tingkat lebih terang dari rambut alis Anda. Kunci dengan brow gel bening agar posisinya tidak bergeser.
- Teknik Tightlining: Ini adalah trik klasik! Alih-alih menggunakan eyeliner tebal di atas kelopak mata, aplikasikan eyeliner pensil berwarna hitam atau cokelat tua di garis air bagian atas (di bawah bulu mata). Teknik ini secara instan membuat bulu mata terlihat lebih tebal dan garis mata lebih tegas tanpa terlihat berlebihan.
- Kontur Mata Halus: Gunakan eyeshadow berwarna netral (cokelat muda atau taupe) untuk memberikan sedikit dimensi pada lipatan mata. Ini akan membuat mata terlihat lebih dalam dan berkarakter.
- Pilih Produk Krim: Blush on dan kontur bertekstur krim atau cair memberikan hasil akhir yang lebih menyatu dengan kulit dibandingkan produk bubuk. Hasilnya terlihat seperti rona alami dari dalam.
- Penempatan yang Tepat: Aplikasikan cream blush di puncak tulang pipi dan baurkan ke arah pelipis untuk efek wajah yang lebih terangkat. Untuk kontur, aplikasikan sedikit di bawah tulang pipi, lalu baurkan dengan baik hingga tidak ada garis yang kasar.
- Eksfoliasi dan Lembapkan: Pastikan bibir Anda halus dengan melakukan eksfoliasi ringan menggunakan lip scrub. Setelah itu, selalu gunakan lip balm yang melembapkan.
- Overline Secara Cerdas: Untuk ilusi bibir yang lebih penuh, gunakan lip liner dengan warna yang sangat mirip dengan warna bibir alami Anda. Gambar garis sedikit di luar garis bibir asli, terutama di bagian tengah (cupid’s bow dan bagian tengah bibir bawah). Isi seluruh bibir dengan lip liner tersebut sebelum mengaplikasikan lipstik atau lip tint untuk daya tahan yang lebih lama.
Rahasia #4: Pipi Merona Alami dan Pahat Wajah yang Tepat
Lupakan kontur tajam ala Instagram. Model sering kali tampil dengan kontur yang sangat halus dan pipi yang merona sehat seolah-olah baru saja berolahraga ringan.
Rahasia #5: Bibir Sehat dan Penuh: Bukan Sekadar Warna
Bibir model terlihat sehat, lembap, dan penuh. Ini bukan hanya tentang memilih warna lipstik yang tepat.
Kunci Terakhir: Setting Spray untuk Efek Dewy
Langkah terakhir yang sering dilewatkan namun krusial adalah setting spray. Pilihlah setting spray yang memberikan hasil akhir dewy atau luminous. Semprotkan dari jarak yang cukup jauh setelah semua riasan selesai. Ini tidak hanya akan mengunci makeup Anda agar tahan lama, tetapi juga akan meleburkan semua produk (terutama yang berbentuk bubuk) sehingga riasan terlihat menyatu sempurna dengan kulit dan memberikan kilau sehat yang khas.
Jadi, siap untuk mencoba menerapkan rahasia ini? Ingatlah, makeup ala model adalah tentang merayakan dan menonjolkan versi terbaik dari diri Anda, bukan mengubahnya. Selamat bereksperimen